Penampilan Kota membuat penonton berdecak kagum. Kota menghabiskan waktu empat tahun mempelajari alat itu.
"Ide mengekspresikan dan melakukan sesuatu dengan mata manusia ini tidak hanya berlaku dalam permainan piano. Kami percaya bahwa teknologi ini dapat membuka banyak kesempatan baru untuk semua manusia," kata CEO FOVE Yuka Kojima.
FOVE sekarang berusaha mengumpulkan lebih dari 8.450 pound sterling atau sekitar Rp 161 juta agar bisa membagikan perangkat keras tersebut ke 135 sekolah untuk anak-anak yang memiliki masalah fisik di seluruh Jepang.
Ditulis Oleh : Silvia Angraini

0 komentar:
Posting Komentar