Searching...
Sabtu, 21 Februari 2015

Kisah miris di dunia pendidikan Indonesia

Sabtu, Februari 21, 2015
dunia pendidikan memperingati hari pendidikan nasional. Tanggal ini ditetapkan pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa.



Meski dilahirkan dari keluarga kaya pada era kolonialisme Belanda, namun Ki Hadjar Dewantara berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda. Sebab, hanya anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan pada masa itu.

Gara-gara kritik itu, dia diasingkan ke Belanda. Pulang dari pengasingan, dia langsung mendirikan lembaga pendidikan bernama Taman Siswa. Sebagai penghormatan, Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia.

Kini, dunia pendidikan justru tercoreng akibat perbuatan negatif yang dijalankan tenaga pendidiknya. Tidak sedikit kasus kekerasan yang terjadi antara siswa, maupun guru dan siswanya.

Lembaga pendidikan atau sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman malah menjadi neraka bagi penghuninya. Tak hanya itu, sejumlah siswa juga terpaksa menjalani belajar dengan kondisi yang memprihatinkan.

Ditulis Oleh : Silvia Angraini

Saat ini anda sedang membaca artikel yang berjudul Kisah miris di dunia pendidikan Indonesia,, Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna untuk anda. Kritik dan saran silahkan kirim melalui kotak komentar di bawah ini ....

:: Terima Kasih ! ::

Berlangganan Artikel Via Email!

Follow us!

0 komentar:

Posting Komentar